Gerabah Kasongan

Gerabah Kasongan
Gerabah Kasongan
Jakarta, Indonesia

Ada lebih dari satu teknik pembuatan produk Kerajinan Gentong berasal dari Bahan Gerabah lunak. Teknik tersebut sesuai bersama dengan Bahan Gerabah yang digunakan. Adapun teknik yang bisa digunakan untuk membawa dampak karya Kerajinan Gentong berasal dari Bahan Gerabah kasongan lunak antara lain membentuk, menganyam, menenun, dan mengukir.Teknik membentuk biasanya digunakan untuk membawa dampak karya Kerajinan Gentong berasal dari tanah liat. Macam-macam teknik membentuk antara lain seperti tersebut :


1) Teknik Coil (Lilit Pilin)
Cara pembentukan bersama dengan tangan segera seperti coil, lempengan atau pijat jari merupakan teknik pembentukan tanah lihat yang bebas untuk membawa dampak bentuk-bentuk yang diinginkan. Bentuknya tidak senantiasa simetris. Teknik ini kerap dipakai oleh para seniman dan perajin keramik.

2) Teknik Putar
Teknik pembentukan bersama dengan alat putar bisa menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat, silindris) dan bervariasi. Cara pembentukan bersama dengan teknik putar ini kerap dipakai oleh para perajin keramik. Perajin keramik tradisional biasanya memanfaatkan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). Para perajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentuk-bentuk yang mirip seperti gentong dan guci.

3) Teknik Cetak
Ada dua teknik pembentukan karya Kerajinan Gentong berasal dari Bahan Gerabah lunak yaitu: sekali cetak (cire verdue), dan cetak berulang.

Teknik sekali cetak ialah teknik cetak yang menghasilkan sekali cetakan dan tidak bisa diperbanyak. Teknik cetak berulang (bi valve), ialah teknik mencetak yang bisa memproses karya bersama dengan jumlah yang banyak bersama dengan bentuk dan ukuran yang sama. Bahan Gerabah cetakan yang biasa dipakai adalah gips, seperti untuk cetakan berongga, cetakan padat, cetakan jigger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Cara ini digunakan terhadap pabrik-pabrik keramik bersama dengan memproses massal, seperti alat alat tempat tinggal tangga: piring, cangkir, mangkok, dan gelas.

Menganyam
Teknik menganyam bisa digunakan untuk pembuatan karya Kerajinan Gentong berasal dari Bahan Gerabah lunak bersama dengan karakteristik tertentu.
Bahan Gerabah baku yang digunakan untuk membawa dampak karya Kerajinan Gentong bersama dengan teknik menganyam ini berasal berasal dari beraneka tumbuhan yang disita seratnya, seperti rotan, bambu, daun lontar, daun pandan, serat pohon, pohon pisang, enceng gondok. Contoh karya Kerajinan Gentong bersama dengan teknik menganyam: keranjang, tikar, topi, dan tas.

Menenun
Teknik menenun terhadap dasarnya nyaris mirip bersama dengan teknik menganyam, perbedaannya hanya terhadap alat yang digunakan.
Untuk anyaman, kami memadai melakukannya bersama dengan tangan (manual) dan nyaris tanpa memanfaatkan alat bantu, sedang terhadap Kerajinan Gentong menenun kami memanfaatkan alat yang disebut lungsin dan pakan. Pada lebih dari satu daerah di lokasi Nusantara terkandung kesamaan teknik tapi tidak serupa didalam ragam hiasnya. Hal inilah yang menjadi ciri khas berasal dari suatu daerah bersama dengan daerah lain. Misalnya kain ulos berasal dari Batak, Kain tapis berasal dari Lampung, kain torso berasal dari Jepara, dan kain songket yang dibikin di Sumatra, Bali, Kalimantan dan Sumbawa.

Membordir
Ketika kenakan pakaian, perihal yang perlu diperhatikan selain memperhitungkan aspek kegunaan dan kenyamanan, perlu terhitung diperhatikan aspek keindahannnya. Salah satu yang bisa ditonjolkan berasal dari busana dan keperluan sandang lainnya adalah hiasannya. Di samping batik, penerapan motif atau ragam hias terhadap busana bisa terhitung diterapkan bersama dengan bordir. Bordir merupakan hiasan berasal dari benang terhadap kain. Istilah lain yang nyaris mirip bersama dengan bordir adalah sulam dan kami jual gentong gerabah yang bisa langsung dipakai.

Mengukir
Teknik mengukir adalah kegiatan menggores, memahat, dan menoreh pola terhadap permukaan benda yang diukir. Dilihat berasal dari jenisnya, tersedia lebih dari satu style ukiran antara lain ukiran tembus (krawangan), ukiran rendah, ukiran tinggi (timbul), dan ukiran utuh. Pada umumnya, teknik mengukir diterapkan terhadap Bahan Gerabah kayu. Namun, teknik ini bisa pula diterapkan terhadap Bahan Gerabah lunak seperti sabun padat dan lilin.

Gerabah Kasongan's Latest Actions